Wahai Yesus sang Juru Selamat, yang duduk di atas orbit cahaya, pandanglah aku dengan kasih-Mu. Wahai Gembala yang baik, lihatlah betapa hewan-hewan ganas telah mencabik belulang domba kurus dan lemah, yang Kau panggul di kedua pundak-Mu. Sesungguhnya Rintihan orang-orang yang menderita dari sudut-sudut gelap, tak didengar oleh orang-orang yang duduk di atas singgana. Sesungguhnya ratapan orang-orang yang berduka tak terdengar oleh para khatib yang berada di atas mimbar. Ayolah Yesus..... hiduplah untuk kedua kalinya. Lemparkan para penjual agama itu dari kuil-kuil-Mu. sungguh.. mereka telah menjadikan kuil-kuil-Mu bagai lorong yang berliku dengan ular besar yang menghadang pengunjungnya, padahal ular itu adalah tipuan belaka.
MANUSIA KINI DAN NIHILISME
Kita tidak meragukan bahwa manusia zaman sekrng telah memberikan sumbangsih yang besar dalam kemajuan SAINS dan Teknologi. Sebagian jalan-jalan langit telah dibuka. Energi Nuklir telah ditemukan., demikian pula segenap ekses buruknya. Namun dari sisi lain, seluruh kemjuan ini telah m embuat manusia asing terhadap kehidupan dirinya sendiri. Manusia telah mengalami dengan apa yang disebut "NIHILISME". Ia merasakan bahwa semuax adalah nihil. Salah satu pemikiran barat mengatakn, "Manusia modern mampu mengetahui bagaimana kita masuk ke dasar Lautdan bergerak seperti ikan. Ia juga mengetahui bagaimana carax kita berada di angkasa dan terbang seperti burung. Namun sangat disayangkn, Manusia belum mengetahui bagaimana kita berjalan di Muka bumi ini seperti manusia lainnya!". Tak heran jika kemudian banyak Isme yang dtng dan secara tegas mengatakn bahwa semua yg kita anggap "ada" pada hakikatnya adalh Nihil. Pola hidup masyarakat yang lebih banyak mengajar...
Komentar
Posting Komentar